Bisnis Yang Menjanjikan di Tahun 2019

Bisnis Yang Menjanjikan di Tahun 2019

Bisnis Yang Menjanjikan di Tahun 2019
Bisnis Yang Menjanjikan di Tahun 2019 : Sumber

Bisnis, Sekarang dan Masa Depan

Apapun makanannya, minumnya Teh Botol Sosro. Haduh, sudah gambarnya bakso, minumannya Teh Botol pula, ini artikel tentang apa sih? Kok malah bahasannya kuliner, bukan bahas bisnis?

Sabar, santai, sambil ngemil bakso dan nyeruput Teh Botol dingin, kita nikmati bahasan kali ini. 

Siap-siap? Mari kita lanjutkan ya.

Sesuai judul, kita akan coba bahas bisnis apa yang akan menjajikan ditahun 2019. Iya tahun depan, sekarang masih september, masih 3 bulan lagi, tapi kita coba memprediksi masa depan nih ceritanya. 

Kuliner 

Barusan saya menikmati Ayam Mc Donalds yang dimana saya beli makanan tersebut bukan karena saya pingin, tapi karena apa? Ya karena ada promo Gopay dengan cashback 50%. 

Ok, nangkep ya maksud saya. Apapun bisnisnya, tetap harus kuliner. Agak maksa ya. Bisnis kuliner ini nda ada redup-redupnya.

Beberapa brand seperti abadi dan terus berjaya seperti chain resto fast food, tetapi yang menarik adalah bisnis resto dengan brand lokal seperti bakso boedjangan diatas. 

Apalagi sekarang dengan menjamurnya coffee shop dimana-mana, dengan banyaknya local brand yang diusung, seperti nda ada habis-habisnya. 

Nah, tinggal kira-kira bagaimana ditahun 2019? Apakah bisnis kulineran ini mengalami metamorfosis lagi? Saya rasa iya. Apalagi dengan trend baru yang saya barusan sampaikan tadi, adanya ikut campur startup fintech membuat warna kompetisi semakin menarik nih.

Jangan lupa baca artikel baru lainnya ya seperti yang ini Launching Acumatica 2018 R2 di Indonesia

Travelling

Semua anak millenials suka yang namanya jalan-jalan. Baik dalam negri maupun luar negri. 

Enak, seru, banyak foto-foto dan tentunya budget yang terjangkau sekarang jadi salah satu daya tariknya. 

Dan sepertinya bisnis ini akan terus menjadi primadona kedepannya. Apalagi dengan banyaknya infrastruktur yang diperbaiki. Mungkin banyak pelaku bisnis diwisata ini jadi mempunyai kesempatan untuk ekspansi bisnis mereka dengan membuka tempat-tempat wisata baru. Atau layanan baru. Siapa tahu?

Bisnis Yang Menjanjikan di Tahun 2019

Lalu, bagaimana dengan Anda nih pebisnis yang saat ini sedang menjalankan bisnis? Apakah akan ikutan dengan trend bisnis 2019 kedepannya?

Kalau saya mungkin akan ikutan tetapi tetap dengan core bisnis yang saya miliki sekarang, yaitu IT. Namun fokus ke sektor-sektor yang akan menjanjikan kedepannya tersebut. 

Bacaan bagi yang saat ini masih galau dengan pilihan hidup, baca ya Diantara dua pilihan, bisnis atau profesional

Menarik?

Jangan lupa diinfo ya, kira-kira nulis tentang apa ya yang seru lagi? 

Ditunggu feedbacknya.

Salam,

Daru

Kerjaan yang lagi dan bakal menarik adalah soal data analisis nih, salah satu produknya bernama Tableau  Bagi Anda, yang tertarik belajar tentang ini, bisa hubungi tim saya ya, Mba Euis namanya dinomor wa 0815 8690 2500  kita mau adakan previewnya nih. Kabar-kabari ya. 

Diantara Dua Pilihan Bisnis Atau Profesional

Diantara dua pilihan bisnis atau profesional

Diantara Dua Pilihan Bisnis Atau Profesional
Diantara Dua Pilihan Bisnis Atau Profesional : Source

Profesional

Andai memilih sesuatu itu semudah melakukan swipe kekiri atau swipe kekanan seperti aplikasi Tinder. 

Siapa yang tidak mengenal aplikasi ini. Online dating atau kalau menurut saya online matchmaking antara 2 orang yang user interface nya itu semudah melakukan swipe kiri dan kanan.

Bicara tentang pilihan, hidup selalu berkutat dengan pilihan. Mau makan apa disebut pilihan, pakai baju warna apa juga pilihan. Apalagi memilih dibidang profesional atau sebagai pemilik bisnis. Pilihan lagi.

Menjadi seorang profesional, yang kali ini saya definisikan sebagai seorang expert atau ahli dibidangnya dan dihire oleh perusahaan tempat dia bekerja mempunyai kebanggaan tersendiri bagi sebagian orang.

Saya pun demikian. Enak ya bisa dapat penghasilan rutin tiap bulan, lalu bonus pencapaian diakhir tahun, sudah punya tim yang akan membantu dan owner bisnis yang siap mengarahkan, ideal bukan? Yups, ideal sekali.

Namun ada juga sebagian orang yang suka dengan tantangan lain sebagai perintis bisnis, mendirikan bisnis dari nol, nda ada siapa-siapa, memikirkan apa-apa sendiri, tidur nda pernah tenang, nah sebaiknya Anda bergabung disisi yang satunya, pemilik bisnis.

Bisnis

Lalu pilihan ini, menurut Mas Ndaru, mana yang lebih baik? Kalau menurut saya pribadi, tidak ada yang lebih baik, yang ada, pilihan mana yang membuat Anda puas dengan prosesnya.

Kok jawabnya ngambang gitu Mas? Anda bisa bilang ngambang, tapi itu menurut saya lho ya, klo Anda punya opini yang berbeda, silahkan komentar dibawah ok!

Proses atau berproses. Kata-kata yang menurut saya sulit sekali untuk dijalankan. Saya tipikal orang yang nda sabaran. Dan ketika saya menjalankan bisnis diawal-awal, saya frustasi, kenapa ini bisnis tidak mau menghasilkan sesuai yang saya mau ya.

Tutup ajalah, balik sebagai profesional saja. Pilihan lagi ya? Tapi saya tetap sabar dan berproses. Deal yang kecil diterima sambil disyukuri dan dipelajari untuk next deal bagaimana bisa membantu client yang lebih besar.

Kuncinya, baik bisnis maupun profesional, berproses yang baik harus dijalani, bukan diprenguti atau dikeluhkan.

Diantara Dua Pilihan Bisnis Atau Profesional

Mas Ndaru, kalau saya lagi diposisi untuk memilih antara bisnis atau profesional gimana donk?

Usul saya, dibawa dalam doa dan direnungkan kembali, apa yang benar-benar Anda mau. Tidak semua orang bisa menjalani atau saya balik sebenernya semua orang bisa menjalani asalkan bisa sabar dengan prosesnya.

“Manners maketh man.” Do you know what that means? Then let me teach you a lesson.

Kingsman

Nda semua orang sabar. Apalagi sudah merintis proses disalah satu jalan dengan waktu yang cukup lama. Bisnispun sama, bisa pindah ke profesional, tentu bisa.

Semuanya tergantung Anda.

Mudah-mudahan artikel ini membuat Anda bisa menentukan pilihan semudah swipe diaplikasi tinder ya, swipe right ah, it’s a match!

Tulisan saya yang lain yang bisa Anda baca seperti Marketing atau Sales dulu?

Salam, 

Daru

Marketing atau Sales dulu? Tips Bisnis Pemula

Marketing atau Sales dulu? Tips Bisnis Pemula

Marketing atau Sales dulu
Marketing atau Sales dulu: Marketo

Belajar di Minggu Pagi

Selamat minggu pagi. Hari yang cerah dan menyenangkan apabila dihari istirahat ini kita selain berkumpul dan bersenang-senang dengan keluarga, bisa juga meluangkan waktu untuk belajar tentang marketing versus sales.

Dulu nih ceritanya, saya, waktu mencoba berbisnis sendiri, sesuai ajaran guru, mentor dan pengalaman ngobrol sama teman-teman seperjuangan, berpikir bahwa yang namanya penjualan itu dihasilkan oleh banyaknya tim penjualan (istilah kerennya sales) yang dimiliki.

Waktu itu, kesimpulannya, kalau ingin meningkatkan penjualan, ya perbanyak tim sales. Secara quantity ya (jumlah pasukan). Dengan begitu, saya sebagai pemilik bisnis akan dapat lebih bahagia, he3… or setidaknya nda pusing berpikir bagaimana meningkatkan penjualan bisnis.

Oiya, bagi Anda yang bingung dengan bahasa-bahasa yang saya tulis disini, tanya aja ya via Linkedin saya langsung atau kenalan lah. Tak kenal maka tak sayang, menurut peribahasa.

Jaman sudah Berubah, sama halnya Kamen Rider

Kotaro Minami

Sekarang jamannya sudah berubah Boss. Klo kita lagi ngobrol-ngobrol sama pelaku bisnis yang sudah merasakan “nikmat”nya perubahan bisnis. Yang belum bisa berubah, biasanya gigit jari doang.

Pengalaman saya bertahun-tahun merintis bisnis (waktu awal-awal nih) saya fokus ke penjualan dan penjualan. Alih-alih fokus ke marketing, branding dan how to communicate with potential prospect di Industri yang saya jalani.

Oiya, bagi Anda yang belum kenal bisnis saya sunartha kami membantu bisnis skala medium dan besar dipenerapan teknologi IT terbaru berbasis cloud untuk mencapai goals atau tujuan bisnis mereka. Jangan lupa mampir ya. 

Salah satu artikel terbarunya kemarin kita bahas tentang Software ERP di Indonesia

Lanjut ya. Jamannya sudah berubah. Customer dan prospect kita pun sudah berubah. Berubah apanya? Cara mereka mencari tahu tentang produk atau jasa yang ada sekarang.

Coba perhatikan. Dulu nih, kalau kita ingin beli notebook, yang mungkin dilakukan adalah pagi-pagi bener ke mall mangga dua. Karena apa? Disitu pusatnya pedagang notebook. Apapun mereknya, pasti ada. Katanya. Padahal belum tentu ada juga.

Sekarang jadi berbeda. Customer sekarang googling dulu sodara-sodara. Cari-cari info dulu, mana yang sesuai spek, tanpa nanya-nanya ke tenaga penjual dimangga dua lagi. Dulu yang jadi influencer itu tenaga penjual disana, sekarang yang jadi “pembisik” adalah teman-teman kita di forum. Betul atau betul?

Nah, disitulah kekuatan namanya “influencer” dimulai. Dan marketing jenis baru ada. Keren ya.

Marketing atau Sales dulu? Tips Bisnis Pemula

Jadi, mana yang duluan menurut Anda kalau ingin mempunyai bisnis atau sedang merintis bisnis?

Jawabannya adalah marketing dulu. Tipsnya, selalu berbagi informasi apa yang diminta atau dibutuhkan  oleh end user atau prospek Anda. 

Contohnya saya, berbagi yang menarik-menarik seperti tulisan seperti ini, tips memilih customer. Tentunya Anda butuh tipsnya.

Minggu-minggu uda tambah pinter bukan? Yuk diskusikan ke saya, mau bahas topik apalagi untuk sharing kedepan ya.

Salam,

Daru