Bagaimana Cara Berpikir Investor

Bisnis

Bagaimana Cara Berpikir Investor

Bagaimana Cara Berpikir Investor
Bagaimana Cara Berpikir Investor

Happy Sunday

Selamat hari minggu. Selamat beristirahat bagi Anda semua. Sama halnya dengan saya, hari sabtu dan minggu saya meluangkan waktu saya, selain memikirkan tentang strategi kedepan untuk bisnis saya dan menikmati kuliner tentunya, saya menjalani hobi menulis saya.

Betul, saya secara rutin (dan berusaha selalu komitmen) untuk menulis apa yang menarik untuk saya bagikan dan pelajari. Kata orang, kalau ingin ilmu Anda tetap diingat terus, jangan lupa dibagikan juga kepada orang lain. Setuju nda? Pasti setuju dong. Klo nda, mungkin Anda nda mampir ke artikel saya kali ini.

Sambil mendengarkan hits dari Spotify playlist saya, yuk kita bahas bersama topik kali ini tentang bagaimana cara berpikir investor. Tentunya sebelum Anda membutuhkan atau bertemu dengan mereka. Anda perlu tahu dulu ya. Supaya ada persiapan.

Karena ini berdasarkan pengalaman pribadi saya dan bacaan saya tentang startup dan investment, saya minta masukan juga ke teman-teman sekalian apabila ada topik yang bisa saya tambahkan ditulisan saya kali ini. Setuju?

Sebelum lanjut, silahkan mampir diartikel saya lainnya seperti yang satu ini: Bagaimana Kalau Anda Ditawari Dana 15 Milyar?

Terimakasih ya yang sudah mampir, mari kita lanjut bahasannya.

Kenapa Butuh Investor?

Kenapa Anda, sebagai seorang pengusaha butuh investor? Pertanyaan itu yang Anda harus jawab sebelumnya lho sebelum memahami cara berpikir mereka.

Apakah Anda butuh investasi mereka saja untuk memulai bisnis Anda? Atau Anda ingin mengembangkan bisnis Anda? Atau alasan lain? Tentu saja alasannya banyak ya. Dengan latar belakang yang banyak pula.

Tetapi seperti yang Anda tahu juga, bisnis kalau ingin bertumbuh dan berkembang dengan cepat, ingat ya, bertumbuh dengan cepat, bukan dengan santai, terkadang butuh “sesuatu” sebagai bahan bakarnya. Betul, butuh capital.

Seperti pelajaran waktu saya kuliah dulu, btw saya kuliah di Institut Pertanian Bogor ya, sekarang jadi Agriculture University. Setiap masa tumbuh tanaman, memerlukan pupuk yang tepat, tidak bisa disamaratakan, karena memang berbeda fungsi pertumbuhannya.

Ok, lanjut ya, sekarang tentang bisnis Anda sendiri. Anda butuh investment atau capital disaat bisnis Anda difase apa ini? Satu hal yang investor kurang tertarik adalah disaat bisnis Anda sedang bermasalah atau baru coba-coba ide.

Yups, No. 1 adalah investor tidak terlalu tertarik (kalau di Indonesia ya) untuk fase dimana Anda masih mencoba-coba ide bisnis Anda atau disaat mereka harus menyelamatkan bisnis Anda saat sesuatu yang bermasalah dari keputusan Anda.

Kalau saya lihat, rata-rata yang saya temui pula, mereka ingin dan berani menempatkan resources yang mereka miliki untuk No. 2 Investor ingin berinvestasi dibisnis yang punya masa depan yang besar nilai bisnisnya.

Kenapa? Karena itu pekerjaan mereka. Itulah cara mereka mendapatkan kekayaan dan KPI mereka. Invest to get something.

Bagaimana Cara Berpikir Investor

Lalu, apa lagi nih Mas? Sabar, saya break bentar ya nulisnya, terlalu bersemangat ya ceritanya.

Kemudian No 3. Investor ingin yang namanya komitmen dari Founder (Kamu, ya kamu sebagai founder) untuk bertanggungjawab atas ide, gagasan, bisnis dan kesempatan yang mereka berikan ke kamu.

Komitmen dalam bentuk jaminan Mas? Kagak. Bentuknya adalah hasil. Nah lho, berat kan? Berat Boss. Saya aja, berjanji menaikkan growth bisnis 100% tiap tahun, pusingnya nda keruan. Tiap pagi otak mikir terus. Ini aja pake duit sendiri, belum pake duit investor lho ya.

Okeh. Sementara bole 3 dulu ya. Nanti saya lanjut lagi. Boleh kan ya?

Bagi Anda yang tertarik untuk tanya-tanya tentang Mas Daru, gimana ya klo bisnis saya ini membesarkannya gimana? Atau gimana cara sederhana buat pitch deck/laporan keuangan supaya calon investor tertarik, Anda bisa berkenalan dengan saya di Linkedin.

Kalau Anda punya kebutuhan lain tentang tools bisnis atau tools apa sih yang lagi kekinian dipake para pelaku bisnis diluar sana, tim saya, teh Euis bisa bantu lho, cukup japri langsung di WA-nya aja disini nomernya ya: 0815 8690 2500.

Atau ingin dapat akses ke pendanaan series B (ingat yang bisnisnya mau prepare ke IPO) bisa kontak kita. Ada teman yang tertarik nih soalnya. Sip..

Satu lagi, kita mau ada launching baru, produk Cloud ERP untuk perusahaan logistik berbasis kapal. Mampir ya diartikel saya yang lain disini: Cloud ERP untuk Perusahaan Perkapalan. Terimakasih ya yang sudah mampir.

Jangan lupa, share artikel ini kalau Anda merasa artikel ini baik untuk dibagikan.

Salam.

Daru

Saya saat ini sebagai Managing Director di Sunartha. Private owned company fokus disolusi bisnis yang membantu perusahaan terus bertumbuh diindustri mereka seperti solusi Cloud ERP, Business Intelligence, Project Management. Tertarik bergabung dengan kami dalam visi dan misi yang sama? Anda bisa lihat di Careers.

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 2 =