Cloud dan Non Cloud ERP

Cloud dan non cloud ERP. Cukup banyak pertanyaan prospek kami mengenai hal ini. Apa bedanya ya Pak? Bagaimana teknis dan dimanakah data yang kami punya?

Ok, karena kami sebagai implementator dan VAR (Value Added Reseller) salah satu produk Cloud ERP di Indonesia, kami bertanggungjawab untuk melakukan edukasi kepada masyarakat terutama prospek kami.

Cloud merupakan trend perkembangan infrastruktur dibidang IT yang sangat pesat sekarang ini. Mungkin 10 tahun yang lalu, orang-orang tidak berfikiran bahwa infrastruktur akan terintegrasi melalui jaringan (internet) yang membuat informasi sangat cepat menyebar.

Server, infrastruktur dasar untuk menyimpan, memproses data. Pada awalnya, banyak perusahaan (bahkan sampai sekarang) server mempunyai analogi adalah private, ditaruh dikantor sendiri dengan rak dan ekosistem penunjangnya.

Kenapa begitu? Data sangatlah berharga. Data keuangan, data karyawan, data penjualan dan masih banyak lagi. Kenapa harus diluar dan ditempatkan diserver orang? Betul atau betul?

Trend sekarang adalah perpindahan server dari private ke public (atau biasanya mengenal istilah hybrid *macam mobil saja). Public artinya, server yang kita gunakan milik pihak ketiga yaitu biasanya penyedia server dan penyedia jaringan. Hal ini dimungkinkan karena saat ini internet sudah memadai (meskipun belum cepet-cepet amat).

Bisa dibayangkan efisiensi yang dihasilkan, yang tadinya pesen server kapasitas 100%, eh yang dipakai hanya 20%. Nganggur kan? Nah, dengan begini kapasitas bisa dipesan sesuai dengan kebutuhan. Contoh saja mau ngekos. Mau pilih yg berapa bed? Perlu kamar mandi dalam atau luar? Perlu tambahan listrik atau tidak?

Sebenarnya, pengguna (yang diwakilkan oleh pelaku usaha) sangat diuntungkan karena tidak perlu pusing-pusing investasi 100% dimuka, cukup dibuatkan kontrak kerja saja ke vendor dan akan disediakan sesuai permintaan.

Ok, di Indonesia hal ini masih baru dan belum lazim. Tapi pertanyaannya, klo Go-Jek Apps dan apps mobile lainnya sudah menjamur, teknologi ini akan semakin dikenal dan digunakan.

Sama juga dengan ERP. Yang tadinya ditempatkan diprivate saja, mungkin makin banyak pengguna yang akan mengalihkan ke cloud based saja. Bisa diakses darimana saja (starbucks contohnya sambil nyeruput kopi item) dan diakses dengan perangkat apa saja. Lama-lama kantor sudah akan virtual semua dan efisiensi akan maksimal.

Setuju atau ada pertimbangan lain? Diskusikan dengan saya ya

Regards,

Daru

CategoriesUncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × three =