Bisa Karena Terbiasa

Bisa karena Terbiasa

Bisa Karena Terbiasa
Pic Source: entrepreneurs.com

Selamat Memasuki Bulan Juli

Tidak terasa ya, kita bersama-sama sudah melewati 6 bulan ditahun 2021.

Dimana kondisi pandemi yang tidak makin membaik, tetapi makin tidak menentu.

Banyak berita-berita yang bermunculan terkait ini, itu dan yang lain – lain, jadi membuat kita bingung sendiri dan tentunya membuat daya tahan tubuh jadi berkurang.

Stop. Jangan mikir yang negatif-negatif dulu ya. Masa baru baca blog kali ini uda negatif bawaannya.

Ok, ambil nafas panjang dan hembuskan. It’s works for me lho.

Ketika pikiran negatif datang, yang kita bisa lakukan adalah menahan diri untuk berpikiran macam-macam dengan mengatur pola nafas kita.

Tetapi kita nda bahas ini nih. Sesi lain kali aja ya.

Yang kita bahas topiknya tentang bisa karena terbiasa.

Bisa Karena Terbiasa

Pernah nda sih, teman-teman berpikir. Bagaimana jika kita semua, lama-lama terbiasa dengan apa yang kita lakukan sekarang.

Ya, hal yang paling sederhana adalah melakukan semuanya dari tempat tinggal kita.

Bekerja, belajar, belanja dan apapun yang lainnya. Mengerikan nda ya membayangkannya saja.

Daripada ngeri-ngeri, mampir dulu lah ke artikel saya dan tim saya di Sunartha dibawah ini. Monggo dibaca ya.

Dikasi waktu istirahat, manfaatkan.

Pandemi? Inovasi dong.. masa diem aja. Mari kita lanjut ya.

Sip, coba kita simak bersama. Apapun yang kita lakukan sekarang adalah produk kebiasaan diri kita yang dulu.

Misalkan saya deh, saya paksain segimana sibuk dan malasnya (seringan malas sih) untuk menulis dan melakukan update blog.

Kadang skip, kadang ingat. Tetapi, lama-lama kalau sudah nulis, ya enak aja perasaannya.

Nah, kok saya jadi berpikir, apakah dunia ini akan berubah ya dengan kondisi pandemi yang sudah memasuki tahun ke 1 setengah. Apalagi negara tetangga, SG, sudah mengeluarkan protokol hidup bersama Corona.

Jadi, yang perlu kita lakukan apa dong Mas dan Mba?

Pertanyaan bagus, kita musti gimana?

Tentunya, list semua kemampuan yang kita miliki untuk bertahan didunia yang serba tidak menentu sekarang ini.

Misalkan saya nih, wah, ada skills saya nyupir (suka banget jalan-jalan pake mobil, liat pemandangan) kayaknya bakal jarang kepake nih.

Ya kita ganti pelajari skill baru, macam skill atau kemampuan yang kira-kira akan dibutuhkan didunia “New Order” ini.

Yang dulu nda suka hustle, mulailah belajar. Kalau malu-malu disocial media, ya mulai aktif lah. Apapun itu, eksplorasi diri dan keinginan deh, pasti ketemu.

Mau diskusi? Boleh. Yuk konek melalui Linkedin saya.

Gimana? Jadi biasakan sampai bisa. Fake it till you make it.

Saya lanjutin dulu ya hobi saya, mau nonton Gundam Hathaway dulu.

#staysafe #stayhealthy

Daru

One Reply to “Bisa Karena Terbiasa”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × four =