Bagaimana Kalau Anda Ditawari Dana 15 Milyar?

Bisnis

Ditawari Dana 15 Milyar

Ditawari Dana 15 Milyar
Ditawari Dana 15 Milyar. Pic Source: Ben Lim

Bacaan di Sabtu Pagi

Selamat pagi. Apakabar? Sedang menikmati hari sabtu Anda? Yups, kita harus menikmatinya, karena senin-jumat kita sudah bekerja keras, saatnya melepaskan kepenatan seminggu yang lalu dihari ini dan besok.

Bagi Anda yang sedang mencari-cari kendaraan baru, bisa mampir juga ke acara GIIAS 2019 yang sedang dilangsungkan di ICE BSD. Belum sempat mau kesana euy, mungkin sedang penuh-penuhnya. Karena biasanya kalau saya beli kendaraan, nda dipameran tapi diperiode dimana distributor sedang sepi order, he3, bisa ditiru ya.

Ok, pertanyaan kali ini saya dapatkan idenya ketika saya bersepedaan (statis). Gimana kalau Anda (atau saya) ditawari dana 15 Milyar Rupiah untuk membuat suatu perusahaan baru.

Pertanyaan jebakan ya? Sama. Saya juga ;langsung memutar otak, bagaimana cara menjawabnya. Harus mulai dari mana. Usaha seperti apa. Dan tentunya, yang menawari minta apa dari dana yang kita puter tersebut?

Menarik bukan topik bahasannya? Harus dong. Selagi siap-siap lanjut baca berikutnya, tolong disruput dulu kopi atau tehnya. Sambil ngemil marie regal juga enak. Aduh, jadi pengen.

Mulai dari Mana

Kalau ditanya mulai dari mana, saya akan jawab, mulai dari ide. Yups, ide gratis kan? Ide bisa Anda dapatkan dari hasil merenung, dari teman-teman. Tapi ide seperti apa yang bisa bernilai 15 Milyar.

Kita ambil contoh ya usaha yang sedang kekinian. Kopi. Yups, semudah ide bisnis kopi, atau orang biasa kenal dengan nama coffee shop, yang menjamur.

Buat coffee shop itu tidaklah mahal. Yang mahal adalah sewa ruangan atau space. Semakin tinggi trafficnya atau calon pembeli, maka semakin mahal. Contoh space dimall atau pusat perbelanjaan. Lalu, apa bedanya antara warung kopi yang biasa dan yang tidak biasa.

Kita lihat case startup kopi dan warung kopi pada umumnya. Yang membedakan (dan tentunya yang diberikan dana 15 Milyar lebih) adalah yang punya target atau visi menjual 3 juta cup per hari. Itulah yang membedakan.

Jadi, ide yang kita miliki, harus valid akan scale dan market-able ya. Bukan sebatas omset, yah laku 15-50 cup per hari uda cukup kok Mas. Mending nda usah. Gimana? Nangkep ya?

Next, setelah dari ide yang seperti itu, lanjutnya apa? Tentunya tim yang bisa handle bisnis dengan size atau skala sebesar itu. Pengalaman pribadi saya ya, banyak client saya yang bisnisnya nda siap karena tim yang mengerjakan terbiasa mengerjakan size bisnis yang mereka tahu.

Jadi begitu mendapatkan tantangan yang lebih tinggi lagi, kelimpungan sendiri untuk mengelolanya. Apakah timnya mudah didapatkan? Tentu saja sulit. Bayangin kalau kita punya pemain bola untuk liga primer tapi tim yang kita miliki liga tarkam, jauh kan?

Ditawari Dana 15 Milyar

Tugas Anda berikutnya, mencari pihak yang mempunyai dana sebesar itu. Sekarang banyak sekali venture capital atau angel investors network yang melakukan promosi untuk membantu Anda (dengan imbalan balik kedepannya).

Tapi kalau saya, sebelum bertemu dengan para pihak keuangan tersebut, pastinya harus membuat proyeksi keuangan, syukur-syukur bisnisnya sudah punya laporan keuangan sebelumnya.

Tertarik untuk diskusi dengan saya dan tim saya? Boleh, ini nomor teh Euis ya yang Anda bisa japri. Klo kita ditawari untuk mengembangkan bisnis Anda kedepan, kita juga tertarik kok. Oiya, nomornya disini ya 0815 8690 2500

Ingin diskusi lain tentang bisnis, pengembangan bisnis, atau coba tools tentang bisnis seperti ERP, project management dan Business Intelligence, bisa kok. Caranya add dulu Linkedin saya dibawah, dibagian nama saya. Dan klik tautan diatas ya klo ingin info lebih lanjut.

Salam,

Daru

Artikel lainnya yang kami sarankan untuk Anda baca dan berguna seperti:

Cloud ERP Indonesia

Bagaimana meningkatkan Value diri

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two + one =