Comfort Zone membunuhmu perlahan-lahan

No category

Hi semuanya,

Kembali lagi menulis blog ini untuk berbagi pikiran dan uneg-uneg tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan bisnis dan entrepreneurship.

Pernah dengar kata-kata “Comfort Zone” atau “Zona Nyaman”? Setiap orang dari kita pasti secara naluriah mau tetap dan selalu didalam zona nyaman masing-masing.

Ambil contoh, sehabis liburan panjang, pasti zona nyaman kita adalah bangun siang (hayo yg habis libur panjang lebaran). Trus ada lagi zona nyaman dimana sangat nyaman disuatu kondisi yang menjadi rutinitas hari-hari (meskipun kondisi itu ga nyaman-nyaman juga).

Semua orang pasti punya zona nyaman, (termasuk ane gan.. santai aja 🙂 Nah, trus kenapa bilang zona nyaman atau comfort zone itu membunuh kita perlahan-lahan, bukannya malah bikin enak?

Ok, siapa sih yang tidak mau hidup enak pertanyaannya? Betul  atau Betul? Klo enak kenapa membunuh kita?

Kenyamanan atau terlalu nyaman membuat kita tidak sadar atas semua hal berubah sangat cepat disekitar kita (bangun.. bangun… kemana aja wooy)..

Ambil contoh didunia bisnis. Klo kita hanya bisa jualan 10-30 juta per bulan dan kita sudah nyaman dengan take home pay 5 juta per bulan, kurang apa coba? Bener tidak? Tapi jangan salah, diluar sana banyak pesaing baru masuk dengan cita-cita yang tidak hanya omzet segitu, tapi 100-300 juta per bulan? Ngeri ga sih?

Nah, kita tetap harus selalu waspada, siap siaga dan terus belajar. Kenapa? Dunia kerja sudah kejam bro dan sis, apalagi dunia bisnis. Ga ada yang kasi tau kenapa toko kita sepi, tiba-tiba ga ada lagi yang beli ke offline karena sekarang semua serba online. Taunya dari mana, ya baca dan bergaul donk he3…

Intinya adalah, klo ngerasa bisnis Anda sudah mapan, cukup, dan orang jawa bilang, mau cari apa lagi sih? Nah, sudah pernah mikirin orang tua belum? Sudah pernah mikirin nyenengin saudara belum? Sudah pernah nyenengin karyawan belum?

Nah, biar tambah semangat, makanya kita harus keluar dari zona nyaman kita. Coba jalan baru (sambil ketawa ketiwi nyasar dikit, siapa tau ketemu cewe/cowo cakep), coba tempat makan baru, dan kebiasaan-kebiasaan kecil yang membuat kita deg-degan sehingga adrenalin kita keluar.

Sama dengan bisnis, coba strategi jualan yang baru. Coba bergaul dengan teman-teman yang kita anggap lebih maju dari kita. Coba samperin kompetitor kita, siapa tau karena mereka kita bisa belajar banyak, wah kita masih harus tetap semangat nih… Kompor bisa dipake kalo bisa manasin, klo ga panas jadiin kulkas aja hahaha…

Semangat ya..

PW

Tags:

One response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 1 =