Learning Story from Tokopedia Funding (Part I)

No category

Hi teman-teman,

Sudah lama saya tidak melakukan kegiatan blogging karena kesibukan diakhir tahun mengejar target perusahaan yang sudah ditetapkan (alasan-red).

Mau sharing mengenai event yang diadakan oleh idEA (Indonesian E-Commerce Assosiation) hari Rabu 10 Des 2014 di Hotel Aryaduta. Dimana bersamaan dengan demo buruh yang ada di Jakarta pula. Agak ironi sebenarnya dimana demo buruh untuk meningkatkan pendapatan sedangkan kami didalam mendengarkan sharing pemilik Tokopedia mendapatkan 100 Juta USD (Yup, Funding terbesar se – Asia Tenggara).

Acara dimulai dengan makan-makan (yg ini harus diceritakan karena kita membayar untuk event ini he3.. oportunis ya?) dan perjuangan beberapa yang hadir karena macet yang disebabkan oleh demo.

Dimulai dengan sesi sharing oleh William founder Tokopedia dan Wilson dari East Ventures. Klo mereka bikin tol jadi tol Wil Wil he3.. kidding.

Yang mengejutkan adalah tokopedia mempunyai visi dan misi yang sama sejak dari 2007 dicetuskan dan didanai 2009 dengan komposisi 90% untuk funder dan 10% untuk founder. (ga salah nih? beneran bener). Bahkan sampai ada yang nanya lagi dari peserta acara kembali.

Tetapi prinsip William adalah mending 1% of Something than 100% of Nothing. Itu yang menjadikan semuanya sampai sekarang, BELIEVE to something that we want to do and achieve (gaya euy bahasa londo nya he3).

Mungkin ini cerita musti dibagi sekian part biar seru kali ya. (Alasan cape ngetik pdhl wkwkw)… Ok let’s separate into 2nd part ya… Mau ngopi dan teh dl.

Regards,

Daru

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight − six =