Startup dan ERP

Startup dan ERP

Startup dan ERP
Pic provide by Canva

Bacaan yang cukup berat kali ini

Ok, karena topik yang kali ini cukup berbobot, buat Anda yang belum tahu apa idiom mengenai apa itu startup dan ERP, tolong cari-cari tahu dulu diartikel saya sebelumnya ya.

Banyak startup yang bermunculan belakangan ini, dengan menginformasikan banyakan permodalan yang mereka sudah capai.

Berita baiknya adalah banyak solusi-solusi yang bermunculan ditengah kondisi ekonomi yang masih “gonjang-ganjing” akibat Covid.

Tetapi jangan salah, setelah pandemi berubah menjadi endemi (bisa digoogling juga ya untuk lebih jelasnya) kemungkinan ekonomi akan mencari titik keseimbangan baru.

Setuju nda?

Harus setuju dong. Karena sejarah sudah berkata demikian.

Simple things aja, GoTo dengan kedigdayaannya menguasai market share e-commerce dan ride hailing plus super apps nya.

Coba bayangkan kalau tanpa ada mereka disaat pandemi melanda, apa nda kepusingan tuh pemerintah mikir tenaga kerja yang tiba-tiba butuh pekerjaan cepat.

Nah, kali ini kita selain membahas Startup yang udah jawara dibidang-bidangnya, mungkin kita juga perlu menambahkan startup yang sedang berjuang, biar adil lah ya.

Sambil mendengarkan alunan musik from Spotify

Kita lanjutkan ya, apa hubungannya nih Mas nDaru antara startup and ERP?

Sebagai pemerhati keduanya (dan cita-cita mau mendirikan juga) saya tuh berfikir, bagaimana kalau startup ini (yang masi early banget) diberikan tools yang tepat sedari dini.

Untuk apa? Tentunya sebagai dasar mereka bisa bertumbuh lebih pesat lagi (kan itu visi misi dan tujuan utama mereka, karbitan)

Sebelum lanjut bahas yang seru ini, boleh dong mampir ke artikel lain terkait manfaat ERP yang saya dan tim buat, terimakasih ya.

6 Manfaat untuk organisasi yang menggunakan ERP

Value for Money untuk bisnis, apa lagi ini? Yuk mampir.

Kita lanjutkan ya.

Seperti yang saya tahu dari informasi dari website dan yang lain, rata-rata startup yang berencana memilih dan menerapkan ERP adalah yang sudah tervalidasi bisnis modelnya.

Ya, kita tahu kan startup yang masih mencari bentuk tentunya perlu ERP, tapi sebatas modul basic saja, seperti keuangan.

Mungkin, kenapa investor merasa mereka belum harus mengadopsi ERP agar mereka lebih fokus dulu pada bisnisnya.

Karena yang kita tahu, implementasi tidaklah mudah apalagi murah.

Apalagi yang terkait dengan waktu ya. Dan kita tahu, yang namanya startup, cepat sekali berubah.

Lalu kesimpulan Startup dan ERP

Kesimpulan.

Terus terang saya masih penasaran, bagaimana kami bisa membantu para pelaku startup untuk mengadopsi sedari dini.

Kenapa? Karena manfaatnya diawal bisa membantu para nahkoda startup ini paham lebih baik tentang bisnis mereka.

Kesempatannya saja yang belum ada.

Ok, apabila saya sudah punya studi kasus yang bisa saya bagikan, terkait para pelaku startup yang pakai ERP ini, akan saya bagikan lagi ya.

Salam,

Daru

Tentunya Sunartha, tempat saya bekerja masi terus membuka lowongan, jika tertarik, boleh apply ditautan berikut ya: Drop Your CV Here

One Reply to “Startup dan ERP”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + four =